WHAT’S HOT NOW

ads header
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Recent Posts

PMII STAINH DATANGI ANTEK ANTEK TAK BERTANGGUNG JAWAB PC PMII Situbondo

Pada 07 Desember 2025, kader PMII STAINH dari komisariat dan rayon berkunjung ke PC PMII Situbondo dalam rangka temu kangen bers...

Cari Blog Ini

Blog Archive

Popular Posts

MENJADI KADER PRODUKTIF

Di era digitalisasi pada saat sekarang tentunya banyak tantangan dan juga peluwang besar bagi generasi-generasi muda terlebi pada kaum aktivis pergerakan mahasiswa islam indonesia (pmii).
Kader pmii harus bisa mengambil peran penting di dalam beberapa lini sektor baik dalam instansi-instansi yang ada di pemerintihan maupun suasta dengan memanfaatkan keahlian yang sudah di pupuk di organisasi pergerakan.

Dengan adanya akses media online yang sudah menjadi ladang dari bebrrapa faktor baik ekonomi, politik bahkan dakwa sekalipun, tentunya ini juga menjadi persoalan bagi warga pergerakan yang harus bisa mengambil langka yang konkrit agar tidak terjerumus dengan adanya penyalangunaan media online.

Kader pmii harus bisa memanfaatkan teknologi yang sudah menjadi faktor pendorong baik dalam penambaan wawasan maupun kebutuhan pribadi lainya. selain dari itu kader pergerakan harus bisa mengkampanyekan idiologi pancasila yang sebenarnya agar bisa menepis faham radikalisme yang menjerumuskan kaum muda untuk tidak berjuang menjaga keutuhan NKRI.
Tentunya dengan berbagai persoalan dan juga peluang yang ada, itu sudah menjadi nilai minus maupun plus terhadap warga pergerakan yang harus melek dengan adanya perkembangan teknologi pada saat sekarang.
Plato perna berkata "Perilaku manusia mengalir dari tiga sumber utama: keinginan, emosi, dan pengetahuan."
Dari tiga  persoalan ini tentunya dapat di simpulkan bahwa manusia memang selalu mempunya keinginan yang tinggi bahkan juga bisa di luar nalar namun juga harus faham dari keinginan ini harus ada langka-langka yang pasti agar keinginan itu bisa tercapai, dan yang kedua yaitu emosi didunia ini sulit sekali bahkan bisa dikatakan nihil kecuali orang yang memang diberi kemuliyaan oleh sang pencipta dari yang namanya sifat emosi karna ketika kita sudah mempunyai keinginan namun keinginan itu tidak bisa di penuhi maka secara tidak langsung kita akan emosi dengan sendirinya. dan hal yang terahir yaitu pengetahun kita suda faham betul bagai manusia kalau sesorang yang tidak di bekali dengan pengetahuan maka akan menjadi masala dalam hidupnya terlebih bagi kaum pergerakan yang memang harus lebih faham dari berbagai persoalan yang ada di sekitar kita dengan memanfaatkan teknologi seperti dengan mudahnya kita menjagkau berita di media online pada saat sekarang ini.
Hal ini yang harus kita tingkatkan sebagai generasi muda agar tetap bisa meneruskan perjuangan para leluhu-leluhur kita wabil husus di para pendiri organisasi pergerakan mahasiswa isalam indonesia.


Anwar



RAYAKAN ULANG TAHUN KOPRI KE 55, KADER PMII POTONG TUMPENG


Kader Kopri Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Huda (STAINH) merayakan hari lahir Kopri yang ke 55, di Kampung Kerbau Kabupaten Situbondo, Sabtu (27/11). Dalam kegiatan tersebut, mereka memotong tumpeng dan melaksanakan kajian seputar kelahiran kopri.

Ketua kopri PMII Komisariat STAINH, Riski mengatakan, kegiatan dengan konsep sederhana itu dilakukan sebagai rasa syukur kepada Allah. Sebab, di dalam organisasinya sudah memiliki wadah khusus untuk kader putri.
"Kami hanya potong tumpeng untuk merayakan hari kopri yang ke 55. Potong tumpeng itu sebagai rasa syukur saja, karena kami sudah punya wadah res di PMII," ungkap Riski.
Selain itu, kader Kopri juga melakukan kajian tentang sejarah berdirinya kopri.  Sehingga dalam peringatan kopri kader Kopri benar-benar memahami apa fungsi dari kopri sendiri.
"Yang kita diskusikan lahirnya kopri sendiri, dan kami juga mengulas sejarah berdirinya kopri, peran kopri dan pejuang Kopri," jelas Riski.

Lebih dari itu, fokus kajian juga diarahkan kepada internal kopri sendiri yang memiliki kewajiban untuk selalu aktif dalam melakukan proses kaderisasi.
"Kami juga berdiskusi agar kualitas kader Kopri semakin tinggi, dan kopri STAINH semakin kompak," pungkas Riski.


.



  An/Qil

Rayon Dakwa Laksanakan Follow Up KePMIIan


Sabtu tanggal 19 November 2022 tepatnya di kediaman sahabati Durrotul kholifah kegiatan wajib rayon sesudah mengikuti jenjang MAPABA dalam organisasi berupa follow up terlaksana, dengan tema yang di bawakan oleh sahabati Durrotul kholifah sebagai pemateri yaitu tentang ke PMII-an. 
Dalam hal ini pemateri memaparkan gagasan bahwa dalam sejarah PMII lahir pada tanggal 17 April 1960 di Surabaya, yang kemudian Sahabat Mahbub Djunaidi yang menjadi nakoda pertama saat itu. 

PMII lahir yang kemudian menjadi kebutuhan dalam menjawab tantangan perkembangan zaman terlebih pada zaman era society 5.0 saat ini.
Ada beberapa hal yang kemudian menjadi latar belakang timbulnya PMII ini yaitu.
1.carut marutnya situasi politik dalam kurun waktu 1950-1959. 
2.Tekad ingin menentunya sistem pemerintahan dan perundang-undangan yang ada.
3.pisahnya NU dari masyumi
4.ketidaknyamanan mahasiswa NU bergabung dengan HMI karena tidak terakomodirnya dan terpingggirkannya mahasiswa NU.
5. kedekatan HMI dengan salah satu parpol yang ada(masyumi) yang nontabane HMI sebagai underbouw nya. 
Hal hal diatas menimbulkan kegelisahan dan keinginan yang kuat dikalangan intelektual muda NU untuk mendirikan organisasi sendiri.

Kata PMII sendiri tersusun dari empat kata yaitu "pergerakan", " Mahasiswa " , " Islam " , " Indonesia " . Yang memiliki filosofinya setiap masing-masing kata tersebut, kemudian di singkatlah menjadi PMII. 
Dalam PMII pun memiliki lambang perisai dengan warna kuning biru dan terdapat sembilan bintang dalam prisai tersebut, yang mana lambang tersebut diciptakan oleh H Said Budairi. Yang memiliki filosofi "Bentuk Perisai berarti ketahanan dan keampuhan mahasiswa Islam terhadap berbagai tantangan dan pengaruh dari luar. Bintang yang bertabur di dalamnya melambang ketinggian dan semangat cita-cita yang selalu memancar.
Lima bintang sebelah atas menggambarkan Rasulullah SAW dengan empat sahabat terkemuka (al-Khulafaur Rasyidun). Sedangkan empat bintang sebelah bawah menggambarkan empat mazhab yang berhaluan Ahlusunnah wal Jama’ah."
Lalu dalam pmii terdapat mars yang mana hal itu diciptakan oleh Shaimoery Wignjo Soebroto, pencipta lagu Mars PMII ini lahir pada tanggal 1 Agustus 1930 di Tuban, Jawa Timur. 

PMII ini pun lahir untuk mewadahi pemuda pemuda intelektual yang berhaluan Ahlussunnah Wal Jamaah dalam menjawab tantangan zaman di era media saat ini,
Nah pada era media saat inilah bagaimana caranya kita dapat menggunakan nilai nilai ke PMII an serta aswaja NDP dan sebagainya dalam menjadi pola pikir kita untuk melangkah maju menuju sebuah perubahan dan perkembangan zaman.


 Qil/An

Isi Kegiatan Kosong Disela Usai Mata Kulia

Kamis 17 November 2022 ketua Rayon syari'ah PMII STAINH serta beberapa kader mengajak para anggota dan maba STAINH berdiskusi, berdialog, serta berbagi pengalaman untuk saling memotivasi dan berinteraksi setelah selesai mengikuti materi kuliahnya masing-masing tepat didepan Kantor YAYASAN Nurul Huda. 
Dalam hal ini Imron Sadewo selaku Ketua Rayon syari'ah menyampaikan beberapa hal : 
تَعَـــلَّمْ فَلَيْسَ الْمَرْءُ يوْلَدُ عَالِمًــــا وَلَيْسَ أَخُوْ عِلْمٍ كَمَنْ هُوَ جاهل "
Belajarlah....! manusia tidak dilahirkan dalam keadaan berilmu, dan orang berilmu tidak seperti orang yang tidak berilmu.
Carilah jati diri kalian sendiri terserah kalian mau jadi apa selagi itu baik dan bermanfaat lek, karena memang keinginan serta cita cita pribadi seseorang itu berbeda-beda dan itupun dilalui dengan proses yang berbeda namun kita disini didalam ranah organisasi PMII mari kita berproses bersama-sama sekalipun proses kita berbeda namun kita tetap berada dalam wadah yang sama. 

Karena banyak hal-hal baru yang ada diluar sana yang mana belum tentu kita ketahui, maka carilah apa yang kalian cari disana perbanyaklah pengalaman selagi masih diberikan kesempatan oleh sang maha kuasa. Najwa shihab pernah berkata begini " Usia terlalu ringkas untuk dilewatkan tanpa melalui perubahan " Ungkapnya.
     

 Aqil/An

RAYAKAN HARI SANTRI DENGAN NGAJI JURNALISTIK


Situbondo, Sabtu, (22/10/2022) Bertempat di kediaman Sahabat "Sakinatus Sa'diyah S.H" Selaku Mantan ketua kopri PMII STAINH preode 2019-2020 Di Desa Curah Tatal Kec, Arjasa Kab, Situbondo. 

Royon Syariah Komisariat STAINH Adakan kajian Jurnalisti dalam rangka mrnyambut hari santri, kegiatan tersebut di ikuti oleh seluruh anggota, kader dan sebagian pengurus Rayon yang ada di bawah naungan komisariat STAINH. Dalam penyampayan pemantik seluruh peserta di acara tersebut sangat antusias dalam mendengarkan pemaparan dari pemateri. yaitu, Sahabat, Muhammad Humaidi Hidayat selaku mantan ketua komisariat STAINH Preode 2019-2020. Beliau menyampaikan bahwa jurnalistik itu adalah tulis menulis sebuah catatan yang di dasari dengan Saksi, Audio (Rekaman) dan juga konfirmasi, dan hasil dari tulisannya di katakan berita, Asalkan berita itu memenuhi unsur yang tiga tadi.  Pungkasnya. 

Kegiatan kajian Jurnalistik ini memang sengaja kami sediakan tepat pada momen hari santri karna kami selaku kepengururusan memandang dengan bertepatan pada hari santri ini kader pmii stainh yang memang sudah berlatar belakan santri melek dengan adanya teknologi yang begitu sangat berkembang utamanya dalam media tulis digitan saya selaku Ketua Rayon Syar'iah  berharap dengan di adakannya kegiatan jurnalistik ini dapat memberikan kesadaran kepada seluruh anggota dan kader PMII STAINH untuk senantiasa terus belajar menulis agar di kenang oleh generasi masa mendatang Ungkapnya.


  An/nis

Rayon Dakwa Adakan Kajian Rutin Kupas Tuntas PMII

Situbondo selasa 18 oktober 2022, rayon dakwah mengadakan kajian yang berupa follow up yang di ikuti oleh seluruh mahasiswa baru yang tergabung dalam organisasi pmii dan pengurus rayon sekaligus ketua komsariat beserta jajarannya yang bertempat di beskem komsariat. 

Kegiatan follow up kali ini di isi langsung oleh kader dakwah yang bernama ahmad firdaus dan di moderatori oleh kader sariah yaitu sahabati Ulfa. Meraka merupakan mahasiswa baru yang sudah tergabung sebagai anggota kader pmii STAINH yang baru mengikuti mapaba.
Dari materi yang di sampaikan oleh saghabat ahmad firdaus di sambut dengan antusias dan penuh semangat dari para mahasiswa baru dengan beberapa pertanyaan yang di sampaikan.

Sahabat masrianto sekaligus ketua komsariat menyampaikan sekaligus menekankan kepada kader pmii STAIN untuk mengedepankan kegiatan internal dari pada kegiatan eksternal, seperti kajian kajian yang diadakan oleh rayon maupun komsariat den sahabat masrianto jugak menganjurkan untuk selalu menjaga dan menjalin silaturahmi dengan kampus kampus di luar yang pernah di ikuti oleh para calon kader.

 An/fa

Katalisasi Generasi Gen Z Menjadi Tema Pembahasan Dialok Interaktif Rayon Syariah

       

Situbondo 15 Otober 2022 Pengurus Rayon syariah mengadakan kajian interaktif yang di ikuti oleh seluruh pengurus, kader sekaligus anggota PMII Komisariat Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Huda (STAINH) yang bertempat di taman lanceng Kapongan situbondo, Kajian kali ini pengurus Rayon Syariah mendatangkan sosok pemantik yang mempunyai jiwa nasionalisme dengan semangat yang membara yaitu "Mahfud S.H dan mengusung tema Katalisasi Generasi Gen Z.

Beliau adalah salah satu alumni dari PMII STAINH sendiri, sekaligus mantan pegiat perairan laut antar benua tahun 2019-2021. Beliau menyampaikan beberapa pesan kepada kami bahwa " Jika kita mau tau kepada negeri kita sendiri maka keluar negerilah agar kau tau negara kita berkembang atau negara maju" Pesannya.
Dalam kajian tersebut terdapat bebera pertanyaan yang di ajukan oleh kader-kader yang menunjukan antusias dan juga keingin tahuannya terhadap penyampayan yabg pemantik lontarkan.

Imron selaku ketua rayon menyampaikan" Alhamdulillah kajian kali ini berjalan dengan lancar dan di simak dengan baik oleh seluruh anggota yang hadir, harapan dari kami selaku pengurus Rayon syariah, dengan di adakan nya kajian dialog interaktif ini dapat membantu kepada Sahabat-sahabat anggota untuk lebih semangat kedepan nya dan juga bisa membawa PMII STAINH lebih progres lagi untuk preode selanjutnya.


An/Wo

Hari Weekend Bukan Alasan Bagi Kader Kopri STAINH Untuk Terus Belajar



Pengurus kopri pergerakan mahasiswa Islam Indonesia Komisariat Sekolah tinggi agama Islam Nurul Huda kapongan Situbondo mengadakan kajian rutinan  dengan tema fikih wanita berwawasan keadilan gender.
Tepat pada hari Minggu tanggal 9 oktober 2022 dengan memanfaatkan waktu kosong bertepatan dengan hari weekend yang di selenggarakan di kediaman salah satu anggota kopri PK PMII STAI Nurul Huda.
Kajian ini di isi oleh salah satu kader kopri PK PMII STAI Nurul Huda sendiri yakni sahabati Hanifa yang mana berfokus pada kajian gender yang di bahas dengan perspektif fikih wanita.

Dalam hal kajian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai gender dengan mengaitkannya pada bidang fikih wanita atau aspek Islam yang selama ini senantiasa di perdebatkan diharapkan mampu untuk meningkatkan kesadaran kader dan anggota kopri PK PMII STAI Nurul Huda dalam hal hak dan kewajiban perempuan dalam berbagai aspek kehidupan sehingga dapat menimbulkan semangat dalam setiap individu agar senantiasa dapat meningkatkan kualitas diri dan mengasah diri masing masing terutama dalam lingkungan sosial dan organisasi. Selain untuk meningkatkan kesadaran dan wawasan kajian ini juga di tujukan agar mampu meningkatkan solidaritas antar anggota kopri dan keluarga anggota.

Kami selaku kepengurusan kopri PMII STAINH berupaya semaksimal mungkin untuk tetap mengadakan kegiatan-kegian rutin yang harus terus berlanjut guna meningkatkan kualitas kader Kopri STAINH yang mampu menjawab berbagai persoalan yang begitu berkembang pesat di era digitalisasi saat ini Ujar Istiatul Selaku Sekertaris umun Kopri STAINH.


 An/im

Adakan Kajian Filsafat Pengurus Rayon Dakwah Turut Menghadirkan Pemantik Dari PMII UNUJA


   Pengurus Rayon Dakwah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Huda Kapongan-Situbondo,Mengadakan kajian rutin mingguan pengantar filsafat di waktu kosong mata kuliah di kampus depan ruang VIP pada Sabtu,8 Oktober 2022.

Nur Amin Selaku nahkoda rayon dakwah turut mengundang ketua I pengurus Komisariat STAINH Sahabat Sukmo Hady Ningrat dan Sahabat Muhaimin Iskandar Al-Farisi Ketua II Pengurus Komisariat UNUJA sebagai pemantik pada kajian tersebut.
Dalam kajian pengantar filsafat Sukmo Hady menyampaikan.

Secara Etimologis : kata filsafat berasal dari bahasa Yunani "Philosophia" yang merupakan penggabungan dua kata yakni "Philos" atau "Philein" yang berarti "Cinta" "Mencintai" serta kata "Shopia" yang berarti "kebijaksanaan" atau "Hikmah" dapat di simpulkan bahwa orang yang belajar filsafat adalah orang-orang yang cinta atau mencintai kebijaksanaan.

Filsafat adalah hasil dari tinjauan manusia mengenai dirinya,makna alam dan tujuan hidup dengan menggunakan fikiran serta dibantu rasa dan keyakinan dalam diri tersebut.sebagai satu kesatuan,baik dalam mempengaruhi atau membantu orang lain,filsafat juga bisa di gunakan sebagai pedoman dalam memberi makna kehidupan.Imbuh "Muhaimin Iskandar" selaku pemantik kedua dalam kajian tersebut.


An/Fa

Lagi - lagi PMII STAINH Rayon Dakwa Adakan Kajian Bedah Buku


Pengurus Rayon Dakwah PK. PMII STAI Nurul Huda Peleyan Kapongan Situbondo, mengadakan kegiatan Bedah Buku dan Diskusi Keilmuan pada hari Selasa 13 September 2022 pukul 14:00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Pengurus, Kader, dan Anggota Rayon Dakwah, Kader-kader dari Rayon Syariah PMII STAINH, dan tak lupa Mahasiswa Baru tahun 2022 STAINH.
Dalam hal ini Sekretaris Rayon Dakwah Sahabat Subur menyampaikan melalui argumentasi singkatnya, " Saya Mewakili Sahabat Amin selaku Ketua Rayon Dakwah Mengucapkan Rasa Syukur yang mendalam kepada sang maha agung tuhan semesta alam Allah SWT beserta utusannya Nabi Mulia Nabi kita semua Muhammad SAW, Ucapan Terima kasih juga saya sampaikan kepada panjenengan semua, para pendahulu, para senior, para ketua ketua bidang dalam lingkungan PMII STAINH, adik adik Mahasiswa Baru yang juga sangat saya cinta sayangi, dapat menyempatkan waktu untuk hadir pada kesempatan sore hari ini memenuhi undangan dari Kami pengurus Rayon Dakwah dalam Kajian dan Bedah Buku Ilmiah dengan judul Pendidikan Yang Membebaskan karyanya Muhammad Muhaimin Azzet, buku ini adalah buku kenangan bagi saya, buku pertama yang saya dapat dalam perjuangan saya mengenal PMII dan mengikuti MAPABA di luar tapal kuda yakni di salah satu Kampus PTNU Terbesar di Indonesia, Universitas Islam Malang (UNISMA). Semoga Allah catatkan sebagai amal ibadah bagi saya, semoga Allah panjangkan umur sahabat-sahabat saya di Malang Khususnya di UNISMA, dan semoga aliran-aliran barokah para pendiri PMII selalu mengalir kepada kita semua, para penerus-penerusnya, yang saat ini masih eksis membesarkan organisasi yang penuh dengan kandungan pengajaran dan nilai-nilai positif di dalamnya, organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Harapan saya kegiatan-kegiatan seperti ini harus terus dilaksanakan agar nantinya Mahasiswa Pergerakan Khususnya di STAINH mempunyai kadar intelektual yang tinggi, menjadi manusia-manusia yang tergolong cakap pengetahuan, cakap Iman, dan mampu menerapkan apa yang didapat ketika di masyarakat, dan dapat menjadi salah satu manusia yang membawa perubahan besar terhadap perkembangan Bangsa dan Negara, kemudian dari pada itu dari kegiatan kegiatan seperti ini juga akan membawa sesuatu yang baik kepada arah dan pembuktian terkait Marwah Mahasiswa yang dikatakan masih eksis pada saat sekarang, tak hanya dalam mengadvokasi Masyarakat, kajian kajian politik, isu isu daerah, akan tetapi juga mempunyai literasi yang kuat terhadap satu bidang keilmuan.
hal tersebut sangat dibutuhkan untuk mendukung eksistensi pribadi dan golongan." Kemudian dilanjutkan dengan argumentasi dari Sahabat Wahyudo selaku Ketua 3 Bidang Keagamaan rayon Dakwah, yang juga ikut mendukung penuh terkait kegiatan ini serta "Saya Bersama dengan seluruh kepengurusan juga menyepakati apa yang telah di sampaikan sahabat saya, sahabat subur selaku Sekretaris Umum Rayon Dakwah untuk tetap eksis melaksanakan kegiatan kegiatan yang arahnya kepada pengembangan intelektual seperti ini, dan insyaallah saya akan konsisten untuk mewadahi adik adik semua, Hingganya PMII menjadi organisasi dan teman hidup ternyaman bagi adik adik semua." tuturnya.  Sahabat Faris selaku Kader Rayon Dakwah pada kajian ini juga memaparkan hasil literasinya bahwa pendidikan yang membebaskan harus benar-benar membebaskan,  membawa manusia manusia terpelajar untuk bisa unjuk gigi dalam semua lini kehidupan sesuai dengan apa yang dia dapatkan di bangku pendidikan.
Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih Dua jam yang bertempat di lantai satu ruang kuliah mahasiswa STAI Nurul Huda.


  (An/Fi)

Kopri STAINH Laksanakan Bedah Buku Buya Hamka Berbicara Tentang Perempuan


Kopri PK PMII STAI Nurul Huda laksanakan bedah buku "BUYA HAMKA BERBICARA TENTANG PEREMPUAN" tepat pada hari Sabtu 10 September 2022.
Agenda yang bertempat di cafe ayah bunda itu di isi langsung oleh salah satu kader kopri PMII STAI Nurul Huda yakni sahabati Anis Syuhada'. Dalam penyampaiannya dapat ditangkap banyak sekali keistimewaan mengenai perempuan namun dengan keistimewaan yang ada tersebut tidaklah mengesampingkan hak dan kewajiban yang sama dengan laki laki sebagai makhluk ciptaan Tuhan. Dengan berlandaskan Al-Qur'an yang termuat dalam buku Buya Hamka berbicara tentang perempuan ditemukan banyak hal mengenai perempuan yang bisa dikaji dan didiskusikan.
Agenda ini dilakukan guna meningkatkan khazana intelktual serta solidaritas antar kader, anggota dan calon anggota baru kopri PMII STAI Nurul Huda.                        dok kopri stainh

Rizki salah satu sapaan akrap yang dikenal sebagai salah satu ketua kopri pmii stainh juga mengaskann bahwasanya kegiatan yang diagendakan dari paska dia terpilih pada saat raker merupakan beberpa agenda kegiatan yang suda terlaksana, mungkin ini adalah salah satu komitmen saya selaku mewakili kepengurusan selama mengemban amanah menjadi pengurus kopri pmii stainh berharap dengan adanya kegiatan ini bukan hanya menjadi kegiatan yang hanya berkumpul menghabisakaan uang jajan namun kami berharap dengan adanya bedah buku ini kader kopri stainh lebih gigih dalam melakukan pengabretan kualiatas diri kader kopri yang siap diluncurkan dilini manapun ketika dibutukan pungkas ketua kopri stainh.


  (An/fi)

Laksankan Kajian Kebijakan Public Naiknya BBM di Indonesia

               "Dok Kajian Kenaikan BBM"

Pengurus Rayon Dakwah PK. PMII STAI Nurul Huda Peleyan Kapongan Situbondo, mengadakan kegiatan Konsolidasi dan Diskusi Kesepahaman terkait kebijakan pemerintah dalam topik kenaikan BBM (Bahan Bakar Minyak) pada hari Senin 06 September 2022 pukul 14:00 WIB di ruang kampus hijau STAINH. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Pengurus, Kader, dan Anggota Rayon Dakwah serta juga ada beberapa Kader dari Rayon Syari'ah PK. PMII STAINH.
 Dalam hal ini Sekretaris Rayon Dakwah Sahabat Subur menyampaikan melalui argumentasi singkatnya "Menyikapi Intruksi Ketua Umum PB PMII, Ketua PKC Jawa Timur serta PC PMII Kab. Situbondo tentang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi secara lisan dan tertulis, Saya mewakili Ketua Rayon Dakwah Sahabat Amin yang saat ini tidak bisa ikut melingkar bersama kita dikarenakan sedang melaksanakan kewajibannya sebagai mahasiswa melaksanakan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di pulau Madura dari beberapa pekan yang lalu, maka dari itu saya mengajak sahabat-sahabat semuanya Kader PMII pada Umumnya, dan Kader PMII STAINH pada Khususnya, untuk ikut mengkaji dan menganalisis secara seksama dan mendalam terkait kebijakan pemerintah yang dinilai tak memilik rasa empati kepada masyarakat dalam keadaan berjuang tumbuh untuk pulih secara total pasca pandemi ini, yang kemudian nanti Kader PMII STAINH dapat juga melaksanakan kewajibannya ikut menyuarakan aspirasi masyarakat dengan argumentasi yang kuat kepada pemerintah yang saya rasa kebal terkait kebutuhan dan perasaan masyarakatnya.
" Kemudian dilanjutkan dengan argumentasi dari Sahabat Gafur selaku Ketua Bidang 1 Kaderisasi rayon Dakwah, yang juga ikut mendukung penuh terkait kegiatan ini serta berjanji akan terus memberikan pendampingan intelektual dan emosional kepada kader PMII sebagai penyambung lidah masyarakat "Saya Bersama Ketua 2 Bidang Advokasi sahabat Hadis, juga akan terus memberikan pendampingan kepada sahabat-sahabat semua sampai nanti waktunya kita turun ke jalan menunaikan tugas dan amanah dari rakyat yang harus tersampaikan seiring dengan kokohnya sila Kemanusiaan yang adil dan beradab, kita totalkan keringat ini dengan hasil yang diharapkan." tuturnya. 
Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih 3 jam yang bertempat di lantai 2 ruang istirahat mahasiswa STAI Nurul Huda.


    (An/Fi)

Kajian Fakultatif Rayon Syariah Berjan Sesuai Harapan

           Foto Kegiatan Kajian Rayon Syariah
        
        Pengurus rayon syariah pergerakan mahasiswa islam indonesia (PMII) STAI Nurul Huda menggelar kajian fakultafif yang kedua, pada kesempatan kali ini pengurus rayon syariah mendatangkan salah satu alumni pmii STAI Nurul Huda yakni sahabat Aldi kurinia sandi, Materi yang dikaji dalam kesempatan kali ini membahas tentang dasar-dasar hukum pidana dan juga beberapa fenomena yang sering terjadi di masyarakat.

Namun tak hanya disitu saja peserta Kajian diskusi yang diselengarakan Mingu sore tadi yang bertempat di kantor komisariat juga menuangkan beberapa pertanyaan terkait hukum pidana yang menjadi tranding di sosial media dengan mencontohkan samsudi yang di ungkap triknya namun yang menjadi pertanyaan besarnya terkait masalah penipuan yang terjadi yang beredok ahli spritual namun hal itu diluruskan oleh pemateri bahwa hal apapun yang berkaitan dengan pidana itu adalah pelanggaran namun apa bila di laporkan selagi tidak dilaporkan itu tidak mungkin diproses secara hukum ungkap pemateri.

Hariri yang juga salah satu anggota rayon syariah juga menuturkan bahwa kajian-kajian sederhana ini perlu ditingkatkan karna banyak poin plus yang didapat dalam kajian ini selain yang senior mengasah kembali yang diproleh dibangku kuliah namun kami yang masih semseter awal sudah mempunyai banyak bekal untuk masuk kelas nantinya.

Antusias serta kesemangatan sahabat-sahabat menjadi bahhan tolak ukur kami selaku kepengurusan merasa tidak rugi dengan mengonsep sesuatu yang memang kami harapkan itu terasa terbayar pungkas ketua rayon syariah sahabat imron.



    An/Raf



Sekolah Public Speaking PMII STAINH Berjalan Dengan Meriah

                         Dokumentasi Kegiatan 

Minggu 03 Juli 2022 PK PMII STAINH laksanakan sekolah public speaking yang mana pada kegiatan tersebut diikuti oleh pengurus rayon dan anggota kurang lebih 30 peserta, Dalam kegiatan sekolah public speaking yang perdana ini pk pmii stainh mendatangkan 4 pemateri senior pmii.

Kegiatan sekolah public speaking yang diadakan oleh pengurus komisariat ini bertujuan untuk menjadikan mental kader pmii stainh yang siap dalam berbagai kegiatan yang berada di hallayak umum layaknya para toko-tokoh public figur di ILC.

Ryan selaku ketua komisariat merasa bangga dengan terselengaranya kegiatan public speaking ini karna harapan yang menjadi trobosan pada kegiatan ini sudah menunjukan has yang sangat luar biasa yang dibuktikan pada materi terahir yang manna peserta diberi tugas oleh pemateri untuk tampil berorasi dengan tema yang bisa dikuasai oleh peserta bahkan pemateri juga memberikan hadia vocer belanja indomarer kepada 3 peserta terbaik dan pulsa kesetiap peserta.

Salah satu peserta tutur mengukapkan kebahagiannya yang telah memperoleh hadi vocer belanja selain juga ilmu yang kita peroleh namun ada jugak kepuasan yang hadia yang saya dapar bahkan ini adalah salah satu kegiatan yang mungkin langka terjadi di pmii selama saya jadi peserta dari beberapa kegiatan yang diadakan oleh pmii imbuh imron.

 
      Min/an

LAKSANAKAN PROGRAM KERJA KOMISARIAT STAINH & HALAL BIHALAL

               DOK/RAKER PK STAINH SITUBONDO

Pengurus Komisariat Pergerkan Mahasiswa Islam Indonesi Sekolah Tinghi Angama Islam Nurul Huda laksanakan halal bihalal dan rapat kerja dalam kegiatan ini turut dihadiri dari kepengurusan rayon dan juga anggotanya.

Pada momentum kegian halal bihalal yang dilangsungkan dengan rapat kerja komisariat pmii stainh, yang mana pada pelaksanaan rapat kerja yang berlangsung sekitar 5 jam tersebut menghasilkan beberapa program-program yang harus diproritaskan utamanya dalam bidang pengembangan wawasan kader stainh.

Rapat kerja kali ini sunggu sangat luar biasa yang mana pada priode-priode sebelunya hanya di laksanakan di kantor komisariat saja namun kali ini teman-teman mengambil peran yang sedikit menguras tenaga maupun amunisi karna tempat yang kita gunakan untuk melakukan rapat kerja lumayan cukup jauh selain juga teman-teman harus menyipkan izin terlebih dahulu,namun itu buknalah kendala bagi kami selaku kepengurusan dan kami tetap bersukur karna bisa lebih semangat kembali dalam berproses tiada hasil yang istimewa tampa adanya kerja keras,dan juga kami harus tetap optimis dalam mengemban amanah pada kepengurusan proide tahun sekrang tutur kholifa salah satu kepengurusan komisariat stainh.

Sebanyak kurang lebih 25 program yang kami sepakati bersa dalam jangka waktu satu priode ini kami berharap teman-teman bisa memaksimalkan waktu disela kedibukan-kesibukan yang kita laksanakan setiap harinya namun kami berusaha berkomitmen sepenuhnya untuk mengabdikan diri di organisasi tercinta biru kuning ini yang dikenal dengan warga pergerakan dengan menikmati proses ini sepenuh hati,Imbuh Ketua Satu Sahabat Hady


  An/Riz  

Sebanyak 27 Pengurus Komisariat PMII STAINH Resmi Dilantik

       Dok Pelantikan PK PMII STAINH 2022-2023

PMII STAINH melaksanakan pelantikan pengurus komisariat periode 2022-2023 yang mana paska pemilihan pada bulan februari kemaren terpilih sahabat Masriyanto Atau yang lebih akrab disapa dengan ryan sebagai nahkoda baru di komisariat STAINH.
Dalam agenda pelantikan ini juga turut merayakan harla PMII KE62 yang dilanjutkan dengan buka bersama.
Sebanyak 27 pengurus yang dilantik langsung oleh ketua umum pmii situbondo sahabat Fathor Zainullah,S.H dalam sambutannya fathor menjelaskan beberapa poin yang harus ditekankan lagi oleh kepengurusan pada periode ini yaitu teman-teman komisariat harus mencetak kader-kader yang lebih cakap guna meneruskan perjungan saya di periode yang selanjutnya di tingkatan cabang "ucapnya.
Fathor jamil  selaku sekertaris MABINKO juga menegaskan pada akhir sambutannya kali ini pmii stainh sudah sangat luar biasa disamping kuantitas yang sudah terbilang banyak dan juga bagaimana PMII STAINH terus meningkatkan gerakan-gerakan yang lebih berkualitas didasari dengan argumentasi dan referensi yang jelas.

Saya merasa bangga atas pencapaian pelantikan kali ini,saya dipercaya untuk jadi ketua panitia oleh teman-teman kepengurusan komisariat karna ini adalah awalan bagi saya untuk menjadi kader pmii yang lebi optimal kedepannya disamping banyak rintangan yang harus saya lewati namun tidak menjadi kemerosotan semangat saya selaku diberi amanat menjadi ketua panitia hal ini yang akan menjadi tolak ukur saya kedepannya untuk selalu menjadi kesemangatan dan kepercayaan diri saya sendiri tutur Ketua panitia *Aziz


   "An

Ngabuburit Rayon Dakwah Dan Rayon Syari'ah PMII STAINH kuatkan nilai Keaswajaan dengan kajian

              Foto : Kajian Kitab Risalah Ahlu Sunnah

Pengururus rayon dakwa dan syari'ah komisariat stainh adakan kegiatan kajian kitab risalah ahlu sunnah salah satu karya dari kyai hasyim as'ari, kegiatan ini diselengarakan menjelang buka puasa.

Sebanyak kurang lebih 30 aggota baik dari kepengurusan rayon syari'ah,dakwah serta ikut berpartisipasi juga pengurus komisariat,tentunya hal ini yang paling diharapkan dalam setiap kegiatan yang diadakan setiap lembaga masing masing baik dari rayon maupun komisariat.

yang mana pematerinya kita ambi dari dosen sekaligus kaprodi di prodi Pendidikan bahasa arab ust azizi beliau juga memaparkan di bab awal kitab risalah ahlusunnah tentang bid'ah yang mana sering menjadi perbincangan hangat dikalangan-kalangan golongan lain,serta juga menjelaskan kesunhan yang dilakukan oleh rosul.  

Nur Amin menuturkan bahwasanya agenda kajian risalah ahlu sunah ini bukan hanya diselenggarakan di pembuka awal ramadan ini namun harapan kami selaku kepengurusan akan terus mengoptimalkan kajian ini karna pentingnya kita memahami secara mendalam tentang aswaja sebagai landasan kita untuk berfikir dalam berorganisasi, kita sebagai warga pergerakan yang memang sudah jelas notabennya kita adalah anak cucu dari nahdatul ulamak tentunya kita harus lebih mengoptimalakan apa yang menjadi landasan kita dalam segi bentuk apapun yang akan kita ambi dengan sikap yang memang tidak kontofensial.

An/Dim

 

Praktek Pembuatan Odeng Sebagai Asa Skil Mahasiswa/i Peserta PPl STAINH

        Foto:Proses Pembuatan Odeng/Belangkon

Mahasiswa peserta PPL STAI Nurul Huda melaksanakan kegiatan pelatihan odeng yang langsung dibimbing oleh salah satu pengurus LAZINU situbondo yaitu H.halim.
Dalam kegitan tersebut di ikuti mahasiswa prodi hukum ekonomi syari'ah sebanyak 13 peserta,kegitan tersebut dilaksanakan dua hari yang bertempat di kantor HIPSI situbundo.

Samsuri selaku kordinator peserta ppl menuturkan bahwasanya kegitan tersebut merupakan hal yang sangat luar biasa dan juga langka karna pada sebelum-sebelumnya peserta ppl hanya mendaptkan materi ataupun praktik yang tidak langsung mengasa kekereatifan mahasiswa/i.
Praktik pembuatan odeng ini memang merupakan hal yang sederhana namun sangat berharga jika terus dikembangkan karna disamping bahan-bahanya jugak muda didapat dan proses pembuatnnyapun lumayan gampang ketika sudah mendapatkan ilmunya.
           foto:hasil karya praktik peserta ppl stainh

Saya berharap dengan adanya pelatihan ini mahasiswa/i peserta ppl lebih giat lagi dalam melawan ketidak telatenan dalam melakukan suatu proses yang memang harus dilakukan dengan begitu sabar dalam beberapa tahapan-tahapan yang harus dilakukan,selain mengasa skil guna mempersiapkan ketika keluar dari kampus bukan hanya teori belaka yang didapat di bangku kuliah semata namuan dengan adanya praktik ini mahasiswa/i sudah mempunyai pegangan tata cara melakulan sebuah tindakan yang memang sudah didasarkan dengan praktek langsung.
selain untuk diri sendri ilmu yang didapat sewaktu praktik tersebut saya berharap mahasiswa/i bisa memberikan bibingan langsung terhadap sanak saudara ataupun teman guna meningkatkan ekonomi masyrakatat wabil khusus warga nahdiyin tutur kh.amim.
          

Anwar.


Posko 65 LPM STAINH Lahirkan Prodak Unggulan ABON SAE Guna Meningkatkan Ekonomi Masyrakat Sekitar


Latihan Pengabdian Masyarakat (LPM) Adalah salah satu agenda rutin setiap tahun setelah ujian akhir semester ganjil guna mengisi kekosongan aktivitas libur kampus yang diadakan oleh sekolah tinggi agama islam nurul huda (STAINH) Situbondo.

Dalam kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa/i semester ganjil baik dari semester satu,tiga dan lima. Sebanyak kurang lebih 70 posko yang ditempatkan di beberapa desa bahkan ada yang sampai ditempatkan di berapa pelosok desa yang ada di kecamatan ijen sempol bondowoso.

Namun kali ini peserta lpm yang ada di desa agel kecamatan jangkar posko 65 yang dikomandoi oleh Ria Rosita rupanya melahirkan beberapa kegitan utamanya dalam prodak unggulan yang sudah terealisasi yaitu Prodak Abon Ikan yang dinamai prodak tersebut dengan merek yang khas nama desa  tersebut"ABON SAE SEANDIK ABON SAAGEL" uniknya nama tersebut kalau diartikan secara bahasa indonesia berarti hanya dia yang punya abon satu desa.

selain itu salah satu anggota yang mempuanyai ide untuk membuat suatu prodak tersebut timbul dari keisengan saat berjalan santai menusuri beberapa komplek rumah warga disekitar posko, dibeberapa setiap halaman rumah ada yang menjemur ikan bahkan diperjualkan keliling-keling diberarapa dusun dan ternyata setelah ditanyakan terhadap masyarakat yang berkaitan disana kebetulan juga 30 persen berpengahasilan dari hasil tangkap laut atau nelayan.

Dari ide tersebut saya dan jugak teman satu posko mengajak warga sekitar untuk membuat prodak yang bisa bernilai lebih ekonomis guna membantu keuangan masyrakat sekitar yang merosot akibat covid19, disamping bahanya lumayan gampang dan proses pembuatnya juga muda tutur *Siti Atika salah satu anggota LPM.

Dengan adanya Mahasiswa peserta LPM dari STAINH kurang lebih 20 hari kami masyrakat sekitar merasa berterimakasi disamping membantu memulihakan ekonomi kami yang kian hari merosot dengan adanya prodak yang lebih bernilai ekonomis. dan tak kalah penting lagi bagi anak-anak kami yang lebi giat dalam belajar yang biasnya setiap hari menunggu adzan mangrib untuk berangakat mengaji namun dengan hadirnya peseta LPM anak-anak kami pamitan lebi awal dari pada sebelum-sebelumnya untuk berangkat mengaji kepada teman-teman LPM imbuh *Indah salah satu wali murid

Pewarta : Anwar
Publising : Ismail

PENGABDIAN SEBAGAI NAHKODA DALAM ORGANISASI

 Menjadi Nahkoda dalam organisasi bukanlah hal yang muda, ada banyak rintangan yang harus kita tuntaskan lebi lebi dalam lokalisdem organisasi. Menjadi figur utama yang dipandang dalam organisasi haruslah lebih disiplin entah dalam tindakan perkataan maupun waktu.

Seorang nahkoda minimal harus bisa membimbing bawahannya melakukan tugas yang diberikan. Jadi, saat ada batu sandungan di tengah perjalanan, seorang nahkoda harus bisa membuat anak buah belajar sampai benar-benar mahir sehingga bukan hanya sukses, tapi mereka juga bisa berkembang.
Kesenangan pribadi bukanlagi proritas utama bagi nahkoda dalam organisasi namun kepentingan anggota yang harus kita tuntas terlebih dahulu.

Banyak polemik yang harus dipermusyawarakan terhadap sesama kepengurusan agar terciptanya gagasan yang memang harus diselesaikan,
Bahkan dalam organisasi banyak serangkayan kecerobohan anggota kepengurusan yang tak sepatutnya dilakukan dan juga dipertontonkan kepada hallayak umum.

Dari beberapa faktor kajian lokalisdem organisasi tentu banyak khidmat yang akan kita peroleh entah dalam nilai plus dan minusnya dalam mengambil sebuah keputusan setiap tidakan yang kita jalankan.
Kajian potensi setiap indifidu kepengurusan menjadi hal paling urgen dalam menentukan tupoksi masing masing bidang agar terciptanya kebutuhan organisasi yang lebih maksimal dalam pengggasan disetiap bidangnya.


Penulis : Rizki Eka Damayanti Ketua KORPS PMII STAINH
Publising : Anwar