Kader Kopri Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Huda (STAINH) merayakan hari lahir Kopri yang ke 55, di Kampung Kerbau Kabupaten Situbondo, Sabtu (27/11). Dalam kegiatan tersebut, mereka memotong tumpeng dan melaksanakan kajian seputar kelahiran kopri.
Ketua kopri PMII Komisariat STAINH, Riski mengatakan, kegiatan dengan konsep sederhana itu dilakukan sebagai rasa syukur kepada Allah. Sebab, di dalam organisasinya sudah memiliki wadah khusus untuk kader putri.
"Kami hanya potong tumpeng untuk merayakan hari kopri yang ke 55. Potong tumpeng itu sebagai rasa syukur saja, karena kami sudah punya wadah res di PMII," ungkap Riski.
Selain itu, kader Kopri juga melakukan kajian tentang sejarah berdirinya kopri. Sehingga dalam peringatan kopri kader Kopri benar-benar memahami apa fungsi dari kopri sendiri.
"Yang kita diskusikan lahirnya kopri sendiri, dan kami juga mengulas sejarah berdirinya kopri, peran kopri dan pejuang Kopri," jelas Riski.
Lebih dari itu, fokus kajian juga diarahkan kepada internal kopri sendiri yang memiliki kewajiban untuk selalu aktif dalam melakukan proses kaderisasi.
"Kami juga berdiskusi agar kualitas kader Kopri semakin tinggi, dan kopri STAINH semakin kompak," pungkas Riski.
.
An/Qil




Tidak ada komentar: