Latihan Pengabdian Masyarakat (LPM) Adalah salah satu agenda rutin setiap tahun setelah ujian akhir semester ganjil guna mengisi kekosongan aktivitas libur kampus yang diadakan oleh sekolah tinggi agama islam nurul huda (STAINH) Situbondo.
Dalam kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa/i semester ganjil baik dari semester satu,tiga dan lima. Sebanyak kurang lebih 70 posko yang ditempatkan di beberapa desa bahkan ada yang sampai ditempatkan di berapa pelosok desa yang ada di kecamatan ijen sempol bondowoso.
Namun kali ini peserta lpm yang ada di desa agel kecamatan jangkar posko 65 yang dikomandoi oleh Ria Rosita rupanya melahirkan beberapa kegitan utamanya dalam prodak unggulan yang sudah terealisasi yaitu Prodak Abon Ikan yang dinamai prodak tersebut dengan merek yang khas nama desa tersebut"ABON SAE SEANDIK ABON SAAGEL" uniknya nama tersebut kalau diartikan secara bahasa indonesia berarti hanya dia yang punya abon satu desa.
selain itu salah satu anggota yang mempuanyai ide untuk membuat suatu prodak tersebut timbul dari keisengan saat berjalan santai menusuri beberapa komplek rumah warga disekitar posko, dibeberapa setiap halaman rumah ada yang menjemur ikan bahkan diperjualkan keliling-keling diberarapa dusun dan ternyata setelah ditanyakan terhadap masyarakat yang berkaitan disana kebetulan juga 30 persen berpengahasilan dari hasil tangkap laut atau nelayan.
Dalam kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa/i semester ganjil baik dari semester satu,tiga dan lima. Sebanyak kurang lebih 70 posko yang ditempatkan di beberapa desa bahkan ada yang sampai ditempatkan di berapa pelosok desa yang ada di kecamatan ijen sempol bondowoso.
Namun kali ini peserta lpm yang ada di desa agel kecamatan jangkar posko 65 yang dikomandoi oleh Ria Rosita rupanya melahirkan beberapa kegitan utamanya dalam prodak unggulan yang sudah terealisasi yaitu Prodak Abon Ikan yang dinamai prodak tersebut dengan merek yang khas nama desa tersebut"ABON SAE SEANDIK ABON SAAGEL" uniknya nama tersebut kalau diartikan secara bahasa indonesia berarti hanya dia yang punya abon satu desa.
selain itu salah satu anggota yang mempuanyai ide untuk membuat suatu prodak tersebut timbul dari keisengan saat berjalan santai menusuri beberapa komplek rumah warga disekitar posko, dibeberapa setiap halaman rumah ada yang menjemur ikan bahkan diperjualkan keliling-keling diberarapa dusun dan ternyata setelah ditanyakan terhadap masyarakat yang berkaitan disana kebetulan juga 30 persen berpengahasilan dari hasil tangkap laut atau nelayan.
Dari ide tersebut saya dan jugak teman satu posko mengajak warga sekitar untuk membuat prodak yang bisa bernilai lebih ekonomis guna membantu keuangan masyrakat sekitar yang merosot akibat covid19, disamping bahanya lumayan gampang dan proses pembuatnya juga muda tutur *Siti Atika salah satu anggota LPM.
Dengan adanya Mahasiswa peserta LPM dari STAINH kurang lebih 20 hari kami masyrakat sekitar merasa berterimakasi disamping membantu memulihakan ekonomi kami yang kian hari merosot dengan adanya prodak yang lebih bernilai ekonomis. dan tak kalah penting lagi bagi anak-anak kami yang lebi giat dalam belajar yang biasnya setiap hari menunggu adzan mangrib untuk berangakat mengaji namun dengan hadirnya peseta LPM anak-anak kami pamitan lebi awal dari pada sebelum-sebelumnya untuk berangkat mengaji kepada teman-teman LPM imbuh *Indah salah satu wali murid
Pewarta : Anwar
Publising : Ismail




Tidak ada komentar: