WHAT’S HOT NOW

ads header
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Recent Posts

PMII STAINH DATANGI ANTEK ANTEK TAK BERTANGGUNG JAWAB PC PMII Situbondo

Pada 07 Desember 2025, kader PMII STAINH dari komisariat dan rayon berkunjung ke PC PMII Situbondo dalam rangka temu kangen bers...

Cari Blog Ini

Blog Archive

Popular Posts

Praktek Pembuatan Odeng Sebagai Asa Skil Mahasiswa/i Peserta PPl STAINH

        Foto:Proses Pembuatan Odeng/Belangkon

Mahasiswa peserta PPL STAI Nurul Huda melaksanakan kegiatan pelatihan odeng yang langsung dibimbing oleh salah satu pengurus LAZINU situbondo yaitu H.halim.
Dalam kegitan tersebut di ikuti mahasiswa prodi hukum ekonomi syari'ah sebanyak 13 peserta,kegitan tersebut dilaksanakan dua hari yang bertempat di kantor HIPSI situbundo.

Samsuri selaku kordinator peserta ppl menuturkan bahwasanya kegitan tersebut merupakan hal yang sangat luar biasa dan juga langka karna pada sebelum-sebelumnya peserta ppl hanya mendaptkan materi ataupun praktik yang tidak langsung mengasa kekereatifan mahasiswa/i.
Praktik pembuatan odeng ini memang merupakan hal yang sederhana namun sangat berharga jika terus dikembangkan karna disamping bahan-bahanya jugak muda didapat dan proses pembuatnnyapun lumayan gampang ketika sudah mendapatkan ilmunya.
           foto:hasil karya praktik peserta ppl stainh

Saya berharap dengan adanya pelatihan ini mahasiswa/i peserta ppl lebih giat lagi dalam melawan ketidak telatenan dalam melakukan suatu proses yang memang harus dilakukan dengan begitu sabar dalam beberapa tahapan-tahapan yang harus dilakukan,selain mengasa skil guna mempersiapkan ketika keluar dari kampus bukan hanya teori belaka yang didapat di bangku kuliah semata namuan dengan adanya praktik ini mahasiswa/i sudah mempunyai pegangan tata cara melakulan sebuah tindakan yang memang sudah didasarkan dengan praktek langsung.
selain untuk diri sendri ilmu yang didapat sewaktu praktik tersebut saya berharap mahasiswa/i bisa memberikan bibingan langsung terhadap sanak saudara ataupun teman guna meningkatkan ekonomi masyrakatat wabil khusus warga nahdiyin tutur kh.amim.
          

Anwar.


Posko 65 LPM STAINH Lahirkan Prodak Unggulan ABON SAE Guna Meningkatkan Ekonomi Masyrakat Sekitar


Latihan Pengabdian Masyarakat (LPM) Adalah salah satu agenda rutin setiap tahun setelah ujian akhir semester ganjil guna mengisi kekosongan aktivitas libur kampus yang diadakan oleh sekolah tinggi agama islam nurul huda (STAINH) Situbondo.

Dalam kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa/i semester ganjil baik dari semester satu,tiga dan lima. Sebanyak kurang lebih 70 posko yang ditempatkan di beberapa desa bahkan ada yang sampai ditempatkan di berapa pelosok desa yang ada di kecamatan ijen sempol bondowoso.

Namun kali ini peserta lpm yang ada di desa agel kecamatan jangkar posko 65 yang dikomandoi oleh Ria Rosita rupanya melahirkan beberapa kegitan utamanya dalam prodak unggulan yang sudah terealisasi yaitu Prodak Abon Ikan yang dinamai prodak tersebut dengan merek yang khas nama desa  tersebut"ABON SAE SEANDIK ABON SAAGEL" uniknya nama tersebut kalau diartikan secara bahasa indonesia berarti hanya dia yang punya abon satu desa.

selain itu salah satu anggota yang mempuanyai ide untuk membuat suatu prodak tersebut timbul dari keisengan saat berjalan santai menusuri beberapa komplek rumah warga disekitar posko, dibeberapa setiap halaman rumah ada yang menjemur ikan bahkan diperjualkan keliling-keling diberarapa dusun dan ternyata setelah ditanyakan terhadap masyarakat yang berkaitan disana kebetulan juga 30 persen berpengahasilan dari hasil tangkap laut atau nelayan.

Dari ide tersebut saya dan jugak teman satu posko mengajak warga sekitar untuk membuat prodak yang bisa bernilai lebih ekonomis guna membantu keuangan masyrakat sekitar yang merosot akibat covid19, disamping bahanya lumayan gampang dan proses pembuatnya juga muda tutur *Siti Atika salah satu anggota LPM.

Dengan adanya Mahasiswa peserta LPM dari STAINH kurang lebih 20 hari kami masyrakat sekitar merasa berterimakasi disamping membantu memulihakan ekonomi kami yang kian hari merosot dengan adanya prodak yang lebih bernilai ekonomis. dan tak kalah penting lagi bagi anak-anak kami yang lebi giat dalam belajar yang biasnya setiap hari menunggu adzan mangrib untuk berangakat mengaji namun dengan hadirnya peseta LPM anak-anak kami pamitan lebi awal dari pada sebelum-sebelumnya untuk berangkat mengaji kepada teman-teman LPM imbuh *Indah salah satu wali murid

Pewarta : Anwar
Publising : Ismail

PENGABDIAN SEBAGAI NAHKODA DALAM ORGANISASI

 Menjadi Nahkoda dalam organisasi bukanlah hal yang muda, ada banyak rintangan yang harus kita tuntaskan lebi lebi dalam lokalisdem organisasi. Menjadi figur utama yang dipandang dalam organisasi haruslah lebih disiplin entah dalam tindakan perkataan maupun waktu.

Seorang nahkoda minimal harus bisa membimbing bawahannya melakukan tugas yang diberikan. Jadi, saat ada batu sandungan di tengah perjalanan, seorang nahkoda harus bisa membuat anak buah belajar sampai benar-benar mahir sehingga bukan hanya sukses, tapi mereka juga bisa berkembang.
Kesenangan pribadi bukanlagi proritas utama bagi nahkoda dalam organisasi namun kepentingan anggota yang harus kita tuntas terlebih dahulu.

Banyak polemik yang harus dipermusyawarakan terhadap sesama kepengurusan agar terciptanya gagasan yang memang harus diselesaikan,
Bahkan dalam organisasi banyak serangkayan kecerobohan anggota kepengurusan yang tak sepatutnya dilakukan dan juga dipertontonkan kepada hallayak umum.

Dari beberapa faktor kajian lokalisdem organisasi tentu banyak khidmat yang akan kita peroleh entah dalam nilai plus dan minusnya dalam mengambil sebuah keputusan setiap tidakan yang kita jalankan.
Kajian potensi setiap indifidu kepengurusan menjadi hal paling urgen dalam menentukan tupoksi masing masing bidang agar terciptanya kebutuhan organisasi yang lebih maksimal dalam pengggasan disetiap bidangnya.


Penulis : Rizki Eka Damayanti Ketua KORPS PMII STAINH
Publising : Anwar