WHAT’S HOT NOW

ads header
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Recent Posts

PMII STAINH DATANGI ANTEK ANTEK TAK BERTANGGUNG JAWAB PC PMII Situbondo

Pada 07 Desember 2025, kader PMII STAINH dari komisariat dan rayon berkunjung ke PC PMII Situbondo dalam rangka temu kangen bers...

Cari Blog Ini

Blog Archive

Popular Posts

RAYAKAN ULANG TAHUN KOPRI KE 55, KADER PMII POTONG TUMPENG


Kader Kopri Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Huda (STAINH) merayakan hari lahir Kopri yang ke 55, di Kampung Kerbau Kabupaten Situbondo, Sabtu (27/11). Dalam kegiatan tersebut, mereka memotong tumpeng dan melaksanakan kajian seputar kelahiran kopri.

Ketua kopri PMII Komisariat STAINH, Riski mengatakan, kegiatan dengan konsep sederhana itu dilakukan sebagai rasa syukur kepada Allah. Sebab, di dalam organisasinya sudah memiliki wadah khusus untuk kader putri.
"Kami hanya potong tumpeng untuk merayakan hari kopri yang ke 55. Potong tumpeng itu sebagai rasa syukur saja, karena kami sudah punya wadah res di PMII," ungkap Riski.
Selain itu, kader Kopri juga melakukan kajian tentang sejarah berdirinya kopri.  Sehingga dalam peringatan kopri kader Kopri benar-benar memahami apa fungsi dari kopri sendiri.
"Yang kita diskusikan lahirnya kopri sendiri, dan kami juga mengulas sejarah berdirinya kopri, peran kopri dan pejuang Kopri," jelas Riski.

Lebih dari itu, fokus kajian juga diarahkan kepada internal kopri sendiri yang memiliki kewajiban untuk selalu aktif dalam melakukan proses kaderisasi.
"Kami juga berdiskusi agar kualitas kader Kopri semakin tinggi, dan kopri STAINH semakin kompak," pungkas Riski.


.



  An/Qil

Rayon Dakwa Laksanakan Follow Up KePMIIan


Sabtu tanggal 19 November 2022 tepatnya di kediaman sahabati Durrotul kholifah kegiatan wajib rayon sesudah mengikuti jenjang MAPABA dalam organisasi berupa follow up terlaksana, dengan tema yang di bawakan oleh sahabati Durrotul kholifah sebagai pemateri yaitu tentang ke PMII-an. 
Dalam hal ini pemateri memaparkan gagasan bahwa dalam sejarah PMII lahir pada tanggal 17 April 1960 di Surabaya, yang kemudian Sahabat Mahbub Djunaidi yang menjadi nakoda pertama saat itu. 

PMII lahir yang kemudian menjadi kebutuhan dalam menjawab tantangan perkembangan zaman terlebih pada zaman era society 5.0 saat ini.
Ada beberapa hal yang kemudian menjadi latar belakang timbulnya PMII ini yaitu.
1.carut marutnya situasi politik dalam kurun waktu 1950-1959. 
2.Tekad ingin menentunya sistem pemerintahan dan perundang-undangan yang ada.
3.pisahnya NU dari masyumi
4.ketidaknyamanan mahasiswa NU bergabung dengan HMI karena tidak terakomodirnya dan terpingggirkannya mahasiswa NU.
5. kedekatan HMI dengan salah satu parpol yang ada(masyumi) yang nontabane HMI sebagai underbouw nya. 
Hal hal diatas menimbulkan kegelisahan dan keinginan yang kuat dikalangan intelektual muda NU untuk mendirikan organisasi sendiri.

Kata PMII sendiri tersusun dari empat kata yaitu "pergerakan", " Mahasiswa " , " Islam " , " Indonesia " . Yang memiliki filosofinya setiap masing-masing kata tersebut, kemudian di singkatlah menjadi PMII. 
Dalam PMII pun memiliki lambang perisai dengan warna kuning biru dan terdapat sembilan bintang dalam prisai tersebut, yang mana lambang tersebut diciptakan oleh H Said Budairi. Yang memiliki filosofi "Bentuk Perisai berarti ketahanan dan keampuhan mahasiswa Islam terhadap berbagai tantangan dan pengaruh dari luar. Bintang yang bertabur di dalamnya melambang ketinggian dan semangat cita-cita yang selalu memancar.
Lima bintang sebelah atas menggambarkan Rasulullah SAW dengan empat sahabat terkemuka (al-Khulafaur Rasyidun). Sedangkan empat bintang sebelah bawah menggambarkan empat mazhab yang berhaluan Ahlusunnah wal Jama’ah."
Lalu dalam pmii terdapat mars yang mana hal itu diciptakan oleh Shaimoery Wignjo Soebroto, pencipta lagu Mars PMII ini lahir pada tanggal 1 Agustus 1930 di Tuban, Jawa Timur. 

PMII ini pun lahir untuk mewadahi pemuda pemuda intelektual yang berhaluan Ahlussunnah Wal Jamaah dalam menjawab tantangan zaman di era media saat ini,
Nah pada era media saat inilah bagaimana caranya kita dapat menggunakan nilai nilai ke PMII an serta aswaja NDP dan sebagainya dalam menjadi pola pikir kita untuk melangkah maju menuju sebuah perubahan dan perkembangan zaman.


 Qil/An

Isi Kegiatan Kosong Disela Usai Mata Kulia

Kamis 17 November 2022 ketua Rayon syari'ah PMII STAINH serta beberapa kader mengajak para anggota dan maba STAINH berdiskusi, berdialog, serta berbagi pengalaman untuk saling memotivasi dan berinteraksi setelah selesai mengikuti materi kuliahnya masing-masing tepat didepan Kantor YAYASAN Nurul Huda. 
Dalam hal ini Imron Sadewo selaku Ketua Rayon syari'ah menyampaikan beberapa hal : 
تَعَـــلَّمْ فَلَيْسَ الْمَرْءُ يوْلَدُ عَالِمًــــا وَلَيْسَ أَخُوْ عِلْمٍ كَمَنْ هُوَ جاهل "
Belajarlah....! manusia tidak dilahirkan dalam keadaan berilmu, dan orang berilmu tidak seperti orang yang tidak berilmu.
Carilah jati diri kalian sendiri terserah kalian mau jadi apa selagi itu baik dan bermanfaat lek, karena memang keinginan serta cita cita pribadi seseorang itu berbeda-beda dan itupun dilalui dengan proses yang berbeda namun kita disini didalam ranah organisasi PMII mari kita berproses bersama-sama sekalipun proses kita berbeda namun kita tetap berada dalam wadah yang sama. 

Karena banyak hal-hal baru yang ada diluar sana yang mana belum tentu kita ketahui, maka carilah apa yang kalian cari disana perbanyaklah pengalaman selagi masih diberikan kesempatan oleh sang maha kuasa. Najwa shihab pernah berkata begini " Usia terlalu ringkas untuk dilewatkan tanpa melalui perubahan " Ungkapnya.
     

 Aqil/An